Monday, June 11, 2012

Febrianti Nurmanitasya, S.Ikom

Alhamdulillah tepat di hari Jumat, 8 Juni 2012 gue lulussss!!!! gue Sarjana. Setelah 2 bulan mengalami kegalauan yang cukup panjang, kurang tidur dan nggak nyaman sama diri sendiri. Ini yang namanya rencana Allah, kita nggak pernah tau gimana ke depannya jadi semustinya gue positive thinking aja :( maafkan ya Allah. Penguji gue Pak Suwandi Sumartias, Pak Wawan Setiawan dan Bu Yanti tapi tiba-tiba ada perubahan penguji. Gue diubah yang harusnya diuji Pak Wawan jadi Pak iriana bakti, dosen yang paling ditakutin di jrusan Humas. Gue nggak ada persiapan mental sama sekali karna penguji gue baik-baik. Yaa..gue pun ngeblank hahahaha sumpah apa yang ditanya Pak Irbak dijawab dengan jawaban yang nggak bgt karna gue keburu cemas, was-was dan takut hahaha nilai gue 2 lagi :( gue udah deg-degan. Sebelumnya sama Bu Yanti alhamdulillah lancar. Pak Suwandi apalagi baik bgt cuma ngoreksi skripsi gue. Gue sidang bareng temen seperjuangan usmas Su, Acha, Gita, Stefi dan Olive. Gue udah pesimis nilai gue bakal B secara Irbak kasih nilai cuma 2 :( tapi alhamdulillah Allah has a beautiful plan. Nilai skripsi gue A dengan IPK 3.89 tertinggi di antara yang sidang. Alhamdulillah. Ternyata di setiap kesulitan ada kemudahan. Ternyata Allah nggak cuma-cuma buat rencana untuk kita, semua ada himahnya. Terima kasih ya Allah. Semoga hamba menjadi anak yang lebih bersyukur, sabar dan optimis dalam menjalani kehidupan. Alhamdulillah mimpi gue jadi kenyataan bisa lulus cumlaude. Nilai tertinggi pun diperoleh oleh 1. Onti 2. Gue dan 3. Su amat sangat sesuai dengan resoulusi di kertas yang gue buat :) tiga sahabat memperoleh nilai tertinggi. Ya Allah semoga aku bisa mempertanggung jawabkan nilaiku nanti amin aku bisa cepat kerja dan membalas budi kepada kedua orangtuaku aminnn.....:)Jumat 8 Juni 2012 adalah hari baik bagiku. Aku tak akan melupakannya sebagai bahan pelajaran bagiku. Ternyata sidang skripsi nggak sepeti apa yang gue bayangin selama ini. Tak sesusah itu :) alhamdulillah

Saturday, March 31, 2012

Monday, March 12, 2012

Bimbingan

12 Maret 2012, gue mulai bimbingan.
Rasanya agak deg-degan karena ini perdana. Dan gue benar-benar sendiri, dosen pembimbing gue beda sama yang lain. Satupun belum ada yang sama. Layaknya orang yang baru pertama bimbingan, gue ngga bisa tidur mikirin besok gimana ya? Yang gue bisa lakuin cuma berdoa sama yang di atas minta diberikan kelancaran dan ngga lupa gue sms mama minta doa. Karena doa ibu itu biasanya manjur. Ridha Allah kan ada di orangtua. Pagi-pagi gue berangkat ke Jatinangor sama temen gue. Ah excited juga sih karena gue udah mulai bimbingan. Hari ini menentukan nasip toga gue ke depan. Yang ada di benak gue, disana proposal gue bakal dicoret-coret dan gue ditanya tentang validitas dan reabilitas. Gue ngga kebayang pokoknya tapi entah kenapa gue sama sekali ngga mood untuk review proposal gue, mungkin karena gue udah bosen yaa baca itu berulan-ulang kali hehehe

Sampe di kampus Nangor masih cukup pagi dan kampus sepi. Gue liat mobil pembimbing 1 gue udah parkir di parkiran kampus. Semakin deg-degan rasanya bertemu beliau apalagi beliau pinter kuantitatif. Kalau dosen kedua, gue belum pernah diajar jadi gue belum tau karakternya. Kira-kira setengah jam gue nunggu, akhirnya pak dosen pun kembali ke ruang dosen setelah mengejar. Langsung dong gue samperin. Gue agak kikuk karena gue ngga tau musti ngapain dengan polosnya gue salaman sama dosen pembimbing 1 gue dan ternyata di sebelahnya ada dosen kedua gue. Ini gue keliatan bingung karena belum tahu mukanya. Ternyata setelah ngomong tujuan gue ke dosen gue. AKhirnya gue disuruh ke dosen kedua saja, yaa revisi :( latar belakang lagi yang direvisi. Bagian tersulit menurut gue. Untungnya sih ngga begitu banyak yang di revisi. Kurang lebih 10 menit, beliau bimbing gue. Dan dosen pertama sepertinya menunggu revisian tadi baru boleh menghadap ke beliau.

Gue pulang dengan hati senang dan heran oh ternyata bimbingan secepat ini ya hahaha beda bgt sama pikiran gue. Semoga bimbingan hari ini membawa berkah ke bimbingan selanjutnya aamin ;) wait for the next story about my thesis yaa

Friday, March 9, 2012

Cool dad

Seperti biasa kalo di rumah, gue dan keluarga meluangkan waktu bersama di depan waterfall buatan yang di design papa :) waktu itu lagi marak-maraknya kasus pemerkosaan di angkot. Kasus ini beberapa kali terjadi walaupun pengamanan di dalam angkot mulai diperketat. Terakhir kejadian menimpa salah satu mahasiswi yang diperkosa empat pemuda di dalam angkot.

Berita di tv heboh bahas tindak kriminal itu. Gue, papa dan mama pun ikut-ikutan bahas ini di belakang ruang tamu tepat disana ada waterfall buatan. Tiba-tiba papa bilang "Kak, kalo kakak yang kaya gitu papa bakal cari pelakunya sampe ketemu kemana pun, papa bunuh pelakunya!" kata beliau sambil berapi-api. "Papa ngga takut di penjara yaa paling cuma berapa tahun hidup di penjara, yang penting pelakunya kebunuh." Woooooooow! Jujur gue mau nangis denger papa bilang gitu tapi malu.

Isn't that so sweet? I think its the sweetest word from my daddy for me :') i am really speechless!

Sampe kapanpun gue ngga akan lupa kata-kata papa itu. Walaupun selama ini papa memproteksi gue mati-matian tapi baru kali ini beliau ungkapin lewat kata-kata sederhana tapi menurut gue bener-bener menunjukkan that's a man must be. Laki-laki harus bisa memproteksi wanita kesayangannya. Seperti yang ada di ayat Alquran laki-laki punya tanggung jawab kepada empat wanita. Istri, anak, adik dan ibunya. Kalo salah satu diantara tanggung jawabnya ternodai, laki-laki harus membayarnya di akhirat. Dan hari itu gue sangat tersentuh dan sadar kalo papa amat sangat bertanggung jawab menjaga anaknya.

Kelak gue mau suami gue kaya papa yang sangat bertanggung jawab. Walaupun beliau kadang keras tapi gue yakin di balik kerasnya itu ada ketegasan seorang laki-laki dan maksudnya pasti baik. I love my cool daddy :*

I want to show you my cool dady

I won't give up-Jason Mraz

Gue lagi suka-sukanya denger lagu ini. Easy listening. Good lyric. Pertama tau dari Bani nih lagu, ternyata dia udah tau kunci gitarnya dan mainin waktu gue ke Nangor. Sweet ngga sih pacar gue? huehehehe Intinya ini tentang perjuangan seorang pria yang ngga akan nyerah gitu aja sama cewek yang dia sayangin walaupun tuh cewek udah ngga mau lagi. Well this is the lyric

I Won't Give Up
When I look into your eyes
It's like watching the night sky
Or a beautiful sunrise
There's so much they hold
And just like them old stars
I see that you've come so far
To be right where you are
How old is your soul?

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

And when you're needing your space
To do some navigating
I'll be here patiently waiting
To see what you find

'Cause even the stars they burn
Some even fall to the earth
We've got a lot to learn
God knows we're worth it
No, I won't give up

I don't wanna be someone who walks away so easily
I'm here to stay and make the difference that I can make
Our differences they do a lot to teach us how to use
The tools and gifts we got yeah, we got a lot at stake
And in the end, you're still my friend at least we did intend
For us to work we didn't break, we didn't burn
We had to learn how to bend without the world caving in
I had to learn what I've got, and what I'm not
And who I am

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up
Still looking up.

I won't give up on us (no I'm not giving up)
God knows I'm tough enough (I am tough, I am loved)
We've got a lot to learn (we're alive, we are loved)
God knows we're worth it (and we're worth it)

I won't give up on us
Even if the skies get rough
I'm giving you all my love
I'm still looking up

http://www.youtube.com/watch?v=O1-4u9W-bns

Tutor

Setelah dapet kabar dari teteh (Tiffany) hari Rabu, 7 Maret 2012 tentang dosen pembimbing akhirnya SKnya turun juga di hari Jumat. Yaa..dosen pembimbing skripsi gue amat sesuai dengan 2 dosen yang gue ajuin.Bapak Rosnandar Romli dan Bapak Priyo Subekti. Alhamdulillah :) tapi yang bikin gue sedih, temen gue Gita yang ngajuin dosen yang sama bener-bener di rombak total. :( tapi apadaya gue? Untungnya Gita dapet dosen yang baik. Setelah ambil SK langsung dari Jatinangor, gue berusaha menghubungi kedua dosen pembimbing gue. Tapi yang satu ngga bisa dihubungin dan yang satunya lagi ngga angkat telfon gue :_____( huaaaaa sedihnya! padahal niatnya gue mau cocokin jadwal mereka sama jadwal yang gue dapet dari kampus Fikom Nangor dan kasih SK dari kampus. Setelah gue cerita ke temen gue, dia bilang "Inilah awal ujian kesabaran kita ber" Ah! gila gue merasa tertampar. Bener banget omongannya kalo ini adalah uji kesabaran. Dan ini belum seberapa. Gue harus kuat mental mulai dari sekarang dan jadi wanita mandiri. Masalahnya gue bener-bener sendirian. Ngga ada yg sama dosen pembimbingnya sama gue. Bahkan dosen pembimbing kedua, gue ngga tau orangnya yang mana dan belum pernah diajar hahaha tapi yaa semoga kedua dosen itu baik sama gue dan gue bisa lulus cepet amiiiin ya Allah! Kalo dosen pembimbing satu itu dosen wali gue jadi gue udah deket dan merasa cocok karena doi pinter di kuanti ;) Bapak-bapak yang baik semoga bisa membantu penelitian saya ini yaaa. Please jangan dipersulit pak! Saya percaya Allah punya rencana baik dibalik terpilihnya dosen pembimbing ini. Bismillah! Ya Allah lancarkanlaaaah :)

Tuesday, March 6, 2012

I'm busy. So is he

March 6th. I should call it "busy wednesday" and everything just ruined our plan. It can be a problem having relationship with a boy whose age is same with us. We do the same thing in college. Thesis. We are in the same term. We are busy of doing thesis.We have no time to share, laugh, love. In this situation, i just don't know who the wrong is. No one is wrong. We are doing positive thing. We also support each other. But why do you act like i'm wrong? You treat me not as usual. It makes me feel i did something wrong to you. Am i wrong if i make big effort to do this thesis? Please understand me as i understand you :) I don't have to compare you with anyone. But you are totally weird. I'm disappointed. You talk on phone like a stranger.